Top News

Gudang Snack di Kayenkidul Kediri Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp750 Juta

  


KEDIRI,  penanuswantara.online – Kebakaran hebat melanda sebuah gudang penyimpanan barang dagangan milik toko snack di Desa Sambirobyong, Kecamatan Kayenkidul, Kabupaten Kediri, Kamis dini hari (12/2/2026). Bangunan beserta seluruh isinya hangus dilalap api dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp750 juta.

Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengatakan kondisi bangunan gudang mengalami kerusakan berat.

“Kondisi bangunan hangus sekitar 70 persen beserta barang-barang di dalamnya. Kerugian paling besar ada pada fisik bangunan dan isinya,” ungkapnya.

Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 03.00 WIB di gudang jajan yang berlokasi di Jalan Totok Kerot, tepat di samping Balai Desa Sambirobyong. Warga mengetahui peristiwa tersebut saat api sudah membesar dan merembet ke seluruh bagian bangunan.

Pemilik gudang, Istamar, segera menghubungi petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 03.35 WIB. Sebanyak lima armada damkar dikerahkan untuk memadamkan kobaran api.

Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena banyaknya material mudah terbakar di dalam gudang, seperti kardus dan plastik kemasan snack. Petugas membutuhkan waktu hingga tiga jam untuk menjinakkan api.

“Proses pemadaman hingga pembasahan dilakukan sampai pukul 06.30. Di dalam gudang banyak benda-benda yang mudah terbakar,” jelas Kaleb.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, petugas mengerahkan dua unit armada Damkar Pos Pare dengan lima personel, satu unit dari Pos Grogol dengan empat personel, serta satu unit dari Pos Ngadiluwih dengan lima personel. Selain itu, bantuan dua unit armada dari Kota Kediri dengan empat personel juga diterjunkan ke lokasi.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.30 WIB. Meski demikian, warga masih memadati lokasi untuk melihat sisa-sisa kebakaran, mengingat gudang tersebut berada di area permukiman padat.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena pemilik gudang tinggal di rumah yang berada di seberang jalan, tepat di depan bangunan yang terbakar.

Salah satu warga, Siti, mengaku sempat panik saat melihat api membesar menjelang waktu sahur.

“Saya lagi siap-siap sahur dengar keributan. Pas saya lihat, api sudah besar. Untungnya tidak merembet ke mana-mana, karena di belakang itu rumah semua,” ujarnya.

Sementara itu, pihak kepolisian menduga kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Dugaan tersebut muncul karena tidak ada aktivitas lain di dalam gudang saat kejadian.

“Karena di dalam gudang memang tidak ada aktivitas lain, dugaan sementara karena korsleting listrik,” kata Kapolsek Pagu AKP Kalis.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama