Laga Kandang Rasa Tandang, Persik Hadapi PSIM Tanpa Suporter di Gresik
Blogger
0
KEDIRI, penanuswantara.online – Pertandingan antara Persik Kediri melawan PSIM Yogyakarta dipastikan berlangsung tanpa penonton di Gelora Joko Samudro. Meski berstatus laga kandang, situasinya terasa seperti pertandingan tandang bagi skuad Macan Putih.
Absennya dukungan suporter di tribun membuat atmosfer pertandingan berbeda. Apalagi, laga tersebut juga tidak digelar di Kota Kediri, melainkan harus berpindah ke Gresik.
Pelatih kepala Persik, Marcos Reina Torres, awalnya mengira pertandingan masih bisa disaksikan oleh suporter. Ia bahkan sempat mengajak para penggemar Macan Putih untuk datang langsung ke stadion guna memberikan dukungan.
Namun, setelah mendapat informasi terbaru bahwa pertandingan akan digelar tanpa penonton, permintaan tersebut langsung dibatalkan.
“Ini tetap laga kandang. Kami akan bermain seperti di rumah sendiri. Meski mereka tidak hadir di stadion, kami yakin para penggemar tetap mendukung kami di mana pun berada,” ujar Marcos.
Ia menegaskan timnya akan berusaha keras meraih kemenangan, baik saat bermain kandang maupun tandang. Terlebih, dirinya belum berhasil membawa Persik meraih kemenangan di laga away.
“Kami akan bekerja keras untuk memenangkan pertandingan melawan PSIM di Gresik,” tegasnya.
Seperti diketahui, Persik terpaksa tidak menggunakan Stadion Brawijaya sebagai venue pertandingan. Bukan karena masalah teknis stadion, melainkan faktor keamanan.
Keputusan itu diambil menyusul catatan konflik antara suporter Persik dan PSIM yang terjadi di Stadion Brawijaya pada 2019. Saat itu, bentrokan antar suporter menyebabkan sejumlah orang terluka serta kerusakan fasilitas stadion.
Berdasarkan pertimbangan tersebut, pihak kepolisian tidak memberikan rekomendasi izin pertandingan di Kediri, sehingga laga harus dipindahkan ke Gresik tanpa kehadiran penonton.
Posting Komentar