Warga Desa Tiron Pertanyakan Aliran Dana Rp37 Miliar dari Pelepasan Aset Desa

 



 Kediri, penanuswantara.onlin   – Puluhan warga Desa Tiron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, mendatangi gedung DPRD Kabupaten Kediri untuk meminta kejelasan terkait dana sekitar Rp37 miliar hasil pelepasan sejumlah aset desa, Kamis (13/11/2025).

Aset yang dilepas pada tahun 2022 tersebut meliputi tanah bengkok, tanah kas desa, lapangan desa, hingga area pemakaman. Namun hingga kini, warga mengaku tidak mengetahui secara pasti penggunaan dana yang telah dibayarkan pihak terkait.

Pembayaran Dilakukan Dua Tahap, Warga Tak Tahu Penggunaannya

Salah satu warga, Goser, menyampaikan bahwa proses pembayaran terhadap beberapa bidang tanah dilakukan dalam dua tahap. Nilai kompensasi mencapai miliaran rupiah untuk empat titik lahan berbeda.

“Kami tidak pernah mendapatkan penjelasan resmi soal dana itu mengalir ke mana. Aset dilepas pada 2022, tapi sampai sekarang belum ada laporan,” tegasnya.

Tokoh Masyarakat Desak Transparansi

Sejumlah tokoh masyarakat Desa Tiron menilai persoalan ini harus segera dibuka secara terang. Mereka menuntut transparansi dan akuntabilitas dari pemerintah desa maupun pihak terkait agar tidak berkembang kabar liar di masyarakat.

Dalam mediasi di DPRD, disebutkan bahwa pembayaran ganti rugi mencakup:

  • Tanah makam

  • Lapangan desa

  • Tanah bengkok

  • Tanah kas desa

Nilai kompensasi masing-masing bidang beragam, mulai Rp1 miliar hingga lebih dari Rp22 miliar. Beberapa pembayaran bahkan dilakukan lebih dari sekali, dan sebagian lahan merupakan tanah urunan warga.

Belum Ada Keterangan Resmi dari Pemerintah Desa

Hingga kini, pemerintah Desa Tiron belum memberikan pernyataan resmi terkait permintaan warga. Upaya konfirmasi kepada Kepala Desa Tiron maupun pihak Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang disebut-sebut terlibat dalam urusan pembebasan lahan masih belum membuahkan hasil.

Warga menegaskan akan terus menuntut laporan rinci penggunaan dana tersebut. Mereka berharap wakil rakyat serta instansi terkait segera turun tangan menindaklanjuti aspirasi masyarakat.(red.al)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama