Wali Kota Kediri Kukuhkan 61 Kepala Sekolah, Vinanda Prameswati Tegaskan: Pendidikan Karakter Tak Boleh Kalah oleh Teknologi

  



KEDIRI,  penanuswantara.online  – Di tengah derasnya arus digitalisasi dan kompleksitas dunia pendidikan, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menegaskan satu pesan kunci: pendidikan karakter harus menjadi fondasi utama sekolah. Pesan itu disampaikan saat ia mengukuhkan dan mengambil sumpah 61 kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP se-Kota Kediri, Senin (29/12/2025).

Prosesi pengukuhan berlangsung di Aula Ki Hajar Dewantara, Dinas Pendidikan Kota Kediri. Dari total 61 kepala sekolah, 49 merupakan hasil promosi jabatan, sementara 12 lainnya melalui mekanisme mutasi.

Dalam sambutannya, Vinanda menekankan bahwa kepala sekolah bukan sekadar pejabat struktural, melainkan arsitek utama arah dan wajah pendidikan di sekolah masing-masing. Menurutnya, pendidikan yang hanya mengejar angka dan prestasi akademik tanpa karakter justru akan melahirkan generasi rapuh di tengah tantangan zaman.

“Anak-anak yang kita didik hari ini adalah penentu masa depan bangsa. Pendidikan harus membentuk karakter, nilai moral, dan kepribadian yang kuat, bukan hanya capaian akademik,” tegas Vinanda, yang akrab disapa Mbak Wali.

Teknologi: Peluang Besar atau Ancaman Serius

Sebagai wali kota termuda di Kediri, Vinanda juga menyoroti tantangan besar dunia pendidikan di era teknologi yang berkembang sangat cepat. Ia menilai, digitalisasi adalah pedang bermata dua—bisa menjadi alat penguat pembelajaran, tetapi juga berpotensi merusak jika tidak dikelola secara bijak.

“Teknologi harus disikapi dengan cerdas. Jika dimanfaatkan dengan baik, akan memperkuat proses belajar. Tapi jika salah arah, justru bisa berdampak buruk bagi masa depan anak-anak,” ujarnya.

Pernyataan ini sekaligus menjadi peringatan agar sekolah tidak latah terhadap teknologi, namun tetap menjadikannya sebagai alat bantu pendidikan yang beretika dan berkarakter.

Kepala Sekolah Diminta Jadi Teladan dan Motor Perubahan

Vinanda berharap para kepala sekolah yang baru dikukuhkan mampu meningkatkan kompetensi kepemimpinan, memperkuat koordinasi internal, serta membangun komunikasi yang sehat dengan guru, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan.

Ia menekankan bahwa kepala sekolah harus menjadi teladan moral, penggerak inovasi, sekaligus penjaga nilai-nilai pendidikan di tengah perubahan sosial yang cepat.

“Laksanakan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, ketulusan, dan semangat pengabdian terbaik bagi anak-anak dan masyarakat Kota Kediri,” pungkasnya.

Pengukuhan ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Kota Kediri menempatkan pendidikan karakter sebagai prioritas strategis, bukan sekadar jargon, di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama