MALANG – Jajaran Polresta Malang Kota bersama Dinas Perhubungan setempat mulai mematangkan skema rekayasa lalu lintas pada Senin (9/3) untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan pada masa libur Lebaran 2026. Wilayah Malang Raya, khususnya Kota Batu, diprediksi akan kembali menjadi destinasi wisata favorit bagi jutaan pemudik dari berbagai daerah di Jawa Timur dan luar provinsi. Persiapan sejak dini dinilai krusial guna mencegah terjadinya kemacetan horor atau gridlock yang kerap mengunci mobilitas warga berjam-jam.
Berdasarkan hasil pemetaan Satlantas, terdapat tiga titik utama yang berpotensi menjadi biang kemacetan, yakni simpang exit tol Singosari, pertigaan Karanglo, dan jalur utama menuju kawasan wisata Jatim Park di Kota Batu. Untuk mengurai kepadatan di titik-titik tersebut, kepolisian telah menyiapkan skenario pemberlakuan sistem satu arah (one way) yang bersifat situasional. Jika antrean kendaraan dari arah tol menuju Batu sudah mengekor lebih dari dua kilometer, arus sebaliknya akan dialihkan secara paksa melalui jalur alternatif.
Selain rekayasa one way, Dishub Kota Malang juga akan melakukan intervensi pada sistem alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) di sejumlah persimpangan padat. Durasi lampu hijau akan diperpanjang secara manual dari ruang kontrol (CCRoom) menyesuaikan dengan beban volume jalan secara real-time. Petugas gabungan akan disiagakan di setiap radius 500 meter untuk mencegah adanya kendaraan yang putar balik sembarangan atau parkir liar di bahu jalan yang sering memicu penyempitan lajur.
Masyarakat yang berencana menghabiskan waktu libur Lebaran di Malang Raya diimbau untuk memantau informasi terkini melalui media sosial kepolisian atau aplikasi navigasi digital. Pemkot Malang juga meminta para pengelola tempat wisata dan hotel untuk menyediakan kantong parkir yang memadai agar kendaraan pengunjung tidak meluber ke jalan raya. Dengan sinergi seluruh pihak, diharapkan perputaran roda ekonomi dari sektor pariwisata ini tidak mengorbankan kenyamanan berlalu lintas.(red)

Posting Komentar