KEDIRI, penanuswantara.online — Pelaku industri musik Kota Kediri sekaligus alumnus Akademi Fantasi Indosiar (AFI) 2006, Andy AFI, menyuarakan mimpi besarnya: menjadikan Kota Kediri sejajar dengan Jakarta dan Bandung sebagai Kota Kreatif bagi musisi lokal.
Menurut Andy, potensi musisi di Kediri sangat besar dan tidak kalah kualitasnya dengan musisi nasional yang sudah lebih dulu dikenal publik. Sayangnya, banyak talenta lokal yang belum tersentuh secara maksimal oleh ekosistem industri kreatif.
“Saya ingin Kota Kediri bisa seperti Jakarta atau Bandung, menjadi Kota Kreatif. Banyak musisi di Kota Kediri yang sebenarnya sangat kreatif dan multitalenta. Sayang kalau potensi sebesar itu tidak tersentuh,” ujar Andy kepada RRI, Selasa (20/1/2026).
Andy menilai, keberadaan komunitas musik memiliki peran vital dalam mendorong pertumbuhan musisi daerah. Kolaborasi antar pelaku industri, promotor, hingga pekerja event menjadi kunci agar musisi lokal tidak berjalan sendiri-sendiri.
Sebagai pelaku event dan industri musik di Kota Kediri, Andy merasakan langsung dampak positif dari kemajuan platform digital seperti YouTube dan media sosial yang membuka peluang lebih luas bagi musisi daerah untuk dikenal publik nasional.
“Keberadaan YouTube dan kanal digital lainnya sangat membantu kami dikenal lebih luas,” ucapnya.
Namun demikian, Andy juga menyoroti fenomena yang masih banyak terjadi di daerah, yakni musisi lokal yang belum memiliki karya orisinal dan lebih sering membawakan lagu milik musisi lain.
“Masih banyak musisi daerah yang belum punya lagu sendiri, alias lebih sering nge-cover,” katanya.
Meski begitu, Andy mengapresiasi kreativitas para musisi lokal yang mampu mengemas lagu-lagu cover dengan inovasi tersendiri. Bahkan, banyak di antaranya tetap konsisten mengangkat musik asli daerah, seperti Campursari, Pop Jawa, Pop Dangdut, dan genre lokal lainnya.
“Ketertarikan musisi daerah pada lagu-lagu daerah masih sangat kental. Mereka mengemasnya semenarik mungkin, dan itu bagian dari kreativitas,” tuturnya.
Ke depan, Andy berharap musisi Kediri tidak hanya mahir bernyanyi atau bermain musik, tetapi juga mampu menciptakan karya orisinal sebagai identitas dan kekuatan utama.
“Saya ingin ke depan musisi daerah tidak hanya bisa menyanyi atau bermusik, tapi juga menciptakan lagu sendiri. Dengan begitu, mereka punya orisinalitas dan karakter yang kuat,” pungkasnya.
Andy optimistis, jika potensi, kreativitas, dan ekosistem musik digarap serius, Kota Kediri bukan mustahil menjadi salah satu barometer musik kreatif di Indonesia.

Posting Komentar