Bus Harapan Jaya Ngamuk di Lampu Merah Muning Kediri, Tabrak Mobil, Motor hingga Rumah Warga: 10 Orang Terluka

  


KEDIRI, penanuswantara.online  – Suasana Simpang Empat Muning, Kota Kediri, mendadak berubah mencekam. Sebuah bus antar kota PO Harapan Jaya tiba-tiba nyelonong dan menghantam deretan kendaraan yang tengah berhenti di lampu merah, Jumat (23/1/2026). Akibatnya, 10 orang mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Kecelakaan beruntun itu melibatkan tujuh kendaraan, terdiri dari satu bus, dua mobil, dan empat sepeda motor. Bahkan, laju bus baru berhenti setelah menghantam rumah warga di tepi jalan, memicu kepanikan pengguna jalan dan warga sekitar.

Kepala Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Kediri Kota, Iptu Andi Anang, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat Bus Harapan Jaya bernopol AG 7762 UT melaju dari arah Terminal Kota Kediri (Surabaya) menuju Tulungagung–Trenggalek.

Saat melintasi Jalan Raya Semeru, bus berkelir putih-oranye itu diduga melaju dengan kecepatan tinggi.

“Sesampainya di TKP, diduga kendaraan bus berusaha mendahului dengan kecepatan tinggi,” ujar Andi, Jumat (23/1/2026).

Diduga kehilangan kendali, bus langsung menghantam kendaraan yang tengah mengantre lampu merah di Simpang Empat Muning. Benturan beruntun tak terelakkan. Motor dan mobil terpental, sementara warga berhamburan menyelamatkan diri.

Kondisi di lokasi sempat chaos, terlebih peristiwa terjadi bertepatan dengan jam pulang kerja, sehingga arus lalu lintas padat dan perhatian publik langsung tersedot.

“Bus baru berhenti setelah menabrak rumah warga,” imbuh Andi.

Petugas kepolisian bersama tim medis segera melakukan evakuasi korban. Seluruh korban luka telah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.

Pihak kepolisian juga telah mengamankan sopir dan kru bus guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk dugaan kecepatan tinggi dan manuver mendahului di kawasan persimpangan padat.

Peristiwa ini kembali menjadi peringatan keras soal keselamatan transportasi umum, khususnya di jalur perkotaan yang ramai. Satu bus melaju tak terkendali, puluhan orang nyaris jadi korban.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama