Laporan Warga: Tiga Kasus Kehilangan Motor Terjadi Serentak di Kawasan Aglomerasi

       

SURABAYA – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali meresahkan warga di wilayah aglomerasi Surabaya dan Sidoarjo. Sepanjang hari Selasa (10/3/2026), Radio Suara Surabaya menerima setidaknya tiga laporan kehilangan sepeda motor dari masyarakat yang terjadi secara berturut-turut dalam kurun waktu kurang dari 24 jam. Rentetan kejadian ini menandakan adanya peningkatan tren kriminalitas jalanan yang patut diwaspadai oleh warga, terutama pada masa pertengahan bulan Ramadan.

Kejadian pertama dan kedua dilaporkan terjadi di wilayah hukum Polsek Wonocolo, Surabaya, dan kawasan perbatasan Sidoarjo. Sementara itu, laporan ketiga datang dari kawasan padat penduduk di Jalan Pelemahan, Kecamatan Tegalsari, Surabaya. Korban melaporkan kehilangan satu unit sepeda motor Honda Beat berwarna hitam keluaran tahun 2023 dengan nomor polisi L 4990 GAL saat kendaraan tersebut diparkir di depan rumah tanpa pengawasan ketat.

Korban pencurian di Jalan Pelemahan mengaku sudah melaporkan kejadian tersebut secara resmi ke Polsek Tegalsari dengan menyertakan bukti rekaman kamera pengawas (CCTV) dari rumah tetangga. Dari rekaman tersebut, terlihat pelaku yang berjumlah dua orang beraksi sangat cepat hanya dengan menggunakan alat perusak kunci darurat (kunci T). Pihak kepolisian saat ini tengah mengumpulkan keterangan saksi dan menganalisis pelat nomor kendaraan yang digunakan oleh para pelaku.

Merespons maraknya kejadian ini, aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak lengah dan selalu memarkir kendaraan di area yang terpantau dengan baik. Warga sangat disarankan untuk memasang kunci ganda, alarm otomatis, atau bahkan alat pelacak GPS pada sepeda motor mereka. Peningkatan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) di tingkat RT dan RW juga dinilai sangat krusial guna mempersempit ruang gerak para pelaku curanmor menjelang Hari Raya Idul Fitri.(red)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama