Tangis Haru Warnai Penjemputan Bilqis, Balita Korban Penculikan yang Dibesarkan Suku Anak Dalam

  


JAKARTA, penanuswantara.online  – Momen penyelamatan Bilqis (4), balita asal Makassar yang menjadi korban penculikan dan ditemukan di wilayah Jambi, berlangsung penuh haru. Bocah perempuan itu sempat menangis histeris saat hendak dijemput dari komunitas Suku Anak Dalam (SAD) yang telah merawatnya selama beberapa waktu.

Dalam video yang beredar di media sosial, Bilqis terlihat duduk di pangkuan seorang pria berkumis, warga Suku Anak Dalam, yang tampak emosional ketika Bilqis menangis keras. Sejumlah warga sekitar turut menyaksikan suasana mengharukan tersebut, bahkan beberapa di antaranya ikut meneteskan air mata.

“Hubungan emosional sudah terbentuk antara Bilqis dengan warga di sana. Saat kami hendak menjemput, Bilqis sempat meronta karena mengira pria itu adalah ayahnya sendiri,” ujar Kasubnit 2 Jatanras Polrestabes Makassar, Ipda Supriadi Gaffar, Selasa (11/11/2025).

Menurut Supriadi, proses negosiasi untuk membawa pulang Bilqis berlangsung cukup lama dan penuh kesabaran. Pihak Suku Anak Dalam sempat menolak melepas Bilqis karena telah menganggapnya sebagai bagian dari keluarga mereka.

“Negosiasinya berjalan alot karena mereka bersikeras tidak ingin melepas Bilqis. Mereka menganggap anak itu sudah menjadi bagian dari komunitas, dan memang di sana mereka terbiasa mengasuh anak-anak yang datang tanpa keluarga,” jelasnya.

Setelah melalui dua malam proses pendekatan tanpa adanya kompensasi atau paksaan, akhirnya warga Suku Anak Dalam dengan berat hati menyerahkan Bilqis kepada tim kepolisian.

Kini, Bilqis telah dibawa kembali ke pihak keluarga di Makassar untuk mendapatkan pendampingan dan pemulihan psikologis setelah pengalaman traumatis yang dialaminya.

Peristiwa ini menjadi perhatian publik karena memperlihatkan sisi kemanusiaan yang mendalam — di satu sisi, keluarga bahagia atas kembalinya Bilqis, namun di sisi lain, Suku Anak Dalam harus merelakan anak kecil yang telah mereka sayangi seperti darah daging sendiri.(red.al)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama