KEDIRI, penanuswantara.online – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas III Dhoho Kediri mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kediri Raya dan sekitarnya. Dalam beberapa hari ke depan, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, bahkan disertai petir.
Berdasarkan informasi resmi BMKG, Rabu (21/1) diperkirakan terjadi hujan dengan berbagai intensitas di sejumlah wilayah. Hujan sedang hingga sedang diprediksi melanda Blitar Raya dan Kediri Raya, serta wilayah Nganjuk, Trenggalek, dan Tulungagung.
Tak hanya itu, BMKG juga mencatat potensi hujan disertai petir di Blitar Raya, Kediri Raya, Trenggalek, dan Tulungagung, yang berpotensi meningkatkan risiko pohon tumbang, genangan, hingga gangguan aktivitas luar ruangan.
Memasuki Kamis (22/1), kondisi cuaca diperkirakan semakin meningkat. BMKG memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat akan mengguyur Kabupaten Blitar, Kediri Raya, dan Nganjuk.
Sementara itu, wilayah Trenggalek dan Tulungagung diprediksi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat, yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor di daerah rawan.
Adapun di Kabupaten Nganjuk, BMKG juga mengingatkan adanya potensi hujan disertai petir, sehingga masyarakat diimbau untuk menghindari aktivitas di ruang terbuka saat cuaca ekstrem berlangsung.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap memantau informasi cuaca terkini, waspada terhadap perubahan cuaca mendadak, serta mengambil langkah antisipatif demi keselamatan bersama.

Posting Komentar