Empat Hari Menghilang, Lansia Pikun Ditemukan Meninggal di Wates

 


KEDIRI, penanuswantara.online  – Warga Dusun Semanding, Desa Tawang, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, digegerkan dengan ditemukannya seorang pria lanjut usia dalam kondisi meninggal dunia di aliran sungai pengairan persawahan, Rabu pagi.

Peristiwa tersebut dilaporkan pada hari Rabu, 07 Januari 2029 sekitar pukul 08.30 WIB, dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) berada di sungai irigasi persawahan Dusun Semanding, Desa Tawang, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri.

Korban diketahui bernama Tukiman (87), seorang petani, warga Dusun/Desa Pandantoyo, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri.

Kronologi Penemuan

Berdasarkan keterangan resmi, kejadian bermula pada Rabu, 07 Januari 2026 sekitar pukul 08.00 WIB, saat Saksi I, Alam Bahari, tengah membersihkan area persawahan miliknya di Dusun Semanding. Saat berada di dekat aliran sungai irigasi, saksi melihat sesosok tubuh manusia dalam posisi terlentang di aliran air.

Menyadari hal tersebut, saksi segera melaporkan temuannya ke Kantor Desa Tawang. Tak berselang lama, Kepala Desa Tawang beserta perangkat desa, didampingi para saksi, langsung menuju lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan.

Setibanya di TKP, korban dipastikan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan secara resmi oleh Bambang Ariadi, Kepala Dusun Semanding, yang selanjutnya menghubungi Polsek Wates serta pihak keluarga korban.

Identifikasi dan Keterangan Keluarga

Saksi II, Yona Indra Swari, yang merupakan pihak keluarga korban, menyatakan bahwa korban telah meninggalkan rumah sejak Sabtu, 03 Januari 2026 sekitar pukul 08.00 WIB. Pihak keluarga sempat melakukan pencarian, namun korban tidak ditemukan hingga akhirnya diketahui meninggal dunia di lokasi tersebut.

Keluarga memastikan bahwa jasad yang ditemukan di sungai irigasi tersebut benar merupakan anggota keluarga mereka.

Hasil Pemeriksaan Medis

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal oleh dr. Azka dari Puskesmas Wates, diperoleh fakta sebagai berikut:

  1. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban.

  2. Korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari dua hari sebelum ditemukan.

  3. Menurut keterangan keluarga, korban memiliki riwayat pikun (demensia) dan diketahui sering keluar rumah tanpa kembali.

Barang Bukti

Petugas mengamankan 1 (satu) buah celana pendek warna biru yang ditemukan melekat pada korban saat ditemukan di lokasi kejadian.

Penegasan Aparat dan Penutup

Dengan tidak ditemukannya tanda kekerasan serta adanya riwayat medis korban, kejadian ini mengarah pada peristiwa kemanusiaan tanpa indikasi tindak pidana, sebagaimana hasil pemeriksaan awal di lapangan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa “air yang tenang jangan disangka tiada bahaya”, terutama bagi warga lanjut usia dengan keterbatasan ingatan. Kewaspadaan keluarga dan lingkungan sekitar menjadi kunci utama agar kejadian serupa tidak terulang.

Hingga berita ini disusun, pihak berwenang telah melakukan langkah-langkah sesuai prosedur dan berkoordinasi dengan keluarga korban terkait penanganan lebih lanjut.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama