Inovatif! Warga Sukoharjo Kediri Sukses Bangun UMKM Susu Jelly dan Buah Premium dari Nol

  


KEDIRI,  penanuswantara.online – Kreativitas warga Desa Sukoharjo, Kecamatan Kayenkidul, Kabupaten Kediri, patut diacungi jempol. Di tengah keterbatasan pasca pandemi, mereka mampu menciptakan peluang usaha yang unik dan bernilai ekonomi tinggi. Salah satunya dilakukan oleh Amin Mubarokah, 53 tahun, warga Dusun Sukoharjo, yang kini dikenal sebagai pelaku UMKM sukses dengan produk susu jelly dan buah premium.

Perjalanan usaha Mubarokah—akrab disapa Rokah—berawal dari masa sulit saat pandemi Covid-19. Ia mulanya menjalankan usaha kuliner rumahan dan menjual nasi bungkus untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, semangat berinovasi membuatnya mencoba membuat minuman susu jelly yang ternyata langsung menarik minat pembeli.

“Awalnya hanya iseng, dari jualan nasi bungkus lalu mencoba bikin susu jelly. Eh, ternyata justru itu yang paling laris,” tutur Rokah sambil tersenyum.

Kini, Rokah mampu memproduksi lebih dari 100 botol susu jelly per hari saat pesanan meningkat. Produk kreasinya dijual di berbagai warung, rumah makan, dan kantin sekolah di wilayah Kediri. Tak hanya itu, ia juga aktif mengikuti berbagai bazar UMKM untuk memperluas pasar dan memperkenalkan mereknya yang diberi nama “Dapur Alifia.”

Usaha Dapur Alifia bahkan telah bersertifikat halal, dan banyak diminati oleh reseller yang datang langsung ke rumah produksinya. Harga jualnya pun terjangkau, hanya sekitar Rp6.000 per botol, menjadikannya pilihan favorit bagi anak-anak dan remaja.

Selain memproduksi susu jelly, Rokah juga mengembangkan penjualan buah segar berkualitas premium yang berasal dari kebun sendiri. Jenis buah yang dijual antara lain mangga dan alpukat unggulan, seperti alpukat miki, aligator, dan mentega premium.

“Buah-buahan kami tidak dijual ke pengepul, melainkan langsung ke konsumen. Jadi kualitasnya bagus, karena dipetik langsung saat matang di pohon,” jelasnya.

Menariknya, semua pohon buah di kebunnya dirawat dengan pupuk organik hasil olahan peternakan kambing miliknya. Hal itu membuat produk buahnya lebih alami dan sehat. Tidak hanya dijual dalam bentuk segar, Rokah juga mengolahnya menjadi jus buah dan parsel eksklusif untuk momen hari raya atau bulan puasa.

“Kami ingin terus mengembangkan produk lokal agar bisa dikenal lebih luas. Harapannya, usaha kecil seperti ini bisa membuka lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi desa,” pungkas Rokah.

Kisah sukses Rokah menjadi bukti bahwa dengan kemauan, kreativitas, dan kerja keras, warga desa pun mampu membangun usaha mandiri yang berdaya saing tinggi. Kini, Desa Sukoharjo dikenal sebagai salah satu sentra UMKM kreatif di Kabupaten Kediri yang menginspirasi banyak orang untuk berani memulai dari hal kecil.(red.al)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama